Monday, September 7, 2026

Fix, Emak Baba Gw Bukan Orang Sembarangan

 

Emak Baba di Kampus UIN Jakarta

Ahad, 6 September 2026 Emak dan Baba datang ke Auditorium Harun Nasution UIN Syarif Hidayatullah Jakarta untuk menghadiri wisuda sarjana cucu-nya, Diar Hilal Mahmuda dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Ini bukan kali pertama Emak dan Baba datang ke Auditorium Harun Nasution, ini adalah kali kesekian. Coba kita hitung total Emak dan Baba menghadiri wisuda anak dan cucunya di semua jenjang:

6x Wisuda Sarjana (S1) terdiri dari wisuda anak ke-4 (UIN), wisuda anak ke-1 (Mensis), wisuda anak ke-5 (STSN), wisuda anak ke-6 (IPB), wisuda anak ke-7 (UIN), wisuda cucu ke 2 (UIN)

1x Wisuda Diploma 1 (D1) anak ke-3 (Citra Didaktika)

1x Wisuda Diploma 3 (D3) cucu ke-1 (Sekolah Vokasi UI)

4x Wisuda Magister (S2) terdiri dari wisuda anak ke-4 di Maksi Trisakti, wisuda anak ke-5 di M.Kom, wisuda anak ke 6 di USU, wisuda anak mantu di IPB

1x Wisuda Doktor (S3) anak ke-4 di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.

Track record ini masih akan bertambah dan bertambah karena anak dan cucu-nya masih banyak yang sekolah dan kuliah. Dua cucunya sekarang ini lagi kuliah, 1 di Fakultas Pertanian IPB Bogor dan 1 lagi di Teknik Mesin Poltek Negeri Jakarta. Melihat ini semua, masya alloh tabarokalloh alhamdulillah. Fix Emak Baba Gw bukan orang sembarangan. Sehat selalu Emak dan Baba. Love You.

MISTERI UMPAN YANG TAK DISENTUH: Kala Hujan Abu Vulkanik Melumpuhkan Ikan Mas

Bersiap Memancing

Erupsi gunung berapi selalu meninggalkan jejak dramatis di darat dan udara. Namun, sedikit yang menyadari betapa kuatnya hantaman ekologis yang terjadi di dalam ceruk-ceruk perairan tawar. Bagi para pemancing hobi maupun pengelola kolam pemancingan ikan mas (Cyprinus carpio), fenomena hujan abu vulkanik bukan sekadar urusan pakaian yang kotor atau jarak pandang yang terbatas, melainkan lonceng kematian bagi gairah memancing itu sendiri.

Sering kali, hanya beberapa jam setelah endapan tipis debu vulkanik menyelimuti permukaan air kolam, pemandangan unik sekaligus menyebalkan terjadi.

Lapak-lapak pemancing hening. 

Umpan racikan andalan—mulai dari adonan amis berbahan kroto dan pelet super hingga aroma wangi buah-buahan—sama sekali tak dilirik. Ikan mas yang biasanya agresif menyambar umpan tiba-tiba "mogok makan" dan pasif total.

Anomali Ekosistem Air Lautan Abu