Di tengah hiruk-puruk arus globalisasi dan ketidakpastian ekonomi dunia, mencari program studi bukan sekadar soal mengejar gelar, melainkan mencari kompas moral. Bagi mereka yang mendambakan sinergi antara kemapanan finansial dan ketenangan spiritual, Program Studi Ekonomi Syariah di Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta muncul sebagai primadona.
Bukan tanpa alasan kampus yang terletak di "negeri Ciputat" ini menjadi magnet bagi calon intelektual muda. Berikut adalah bedah tuntas mengapa Ekonomi Syariah UIN Jakarta layak berada di urutan teratas daftar pilihan Anda.
1. Akreditasi Unggul dan Reputasi Global
Memilih tempat kuliah adalah soal investasi masa depan. FEB UIN Jakarta bukan pemain baru dalam kancah pendidikan ekonomi. Dengan Akreditasi Unggul, kurikulum yang disusun tidak hanya memenuhi standar nasional, tetapi juga berwawasan internasional. Lulusannya dipersiapkan untuk mampu bersaing, baik di perbankan syariah nasional maupun lembaga keuangan syariah internasional.
2. Integrasi Keilmuan: Tidak Sekadar Menghitung Laba
Inilah keunggulan komparatif yang sulit ditemukan di kampus umum. Di sini, mahasiswa tidak hanya diajarkan teori ekonomi makro dan mikro konvensional.
Sisi Duniawi: Anda akan menguasai ekonometrika, manajemen keuangan, hingga analisis pasar modal.
Sisi Ukhrawi: Semua teori tersebut difilter melalui kacamata Maqasid al-Shari'ah (tujuan hukum Islam).
Mahasiswa dididik untuk memahami bahwa ekonomi bukan sekadar soal supply and demand, tapi juga soal keadilan sosial, zakat, wakaf, dan pelarangan riba yang merusak tatanan masyarakat.
3. Jaringan Alumni dan Koneksi Industri
Lokasi UIN Jakarta yang strategis di pinggiran ibu kota memberikan keuntungan geografis. FEB memiliki kedekatan historis dan profesional dengan berbagai institusi besar seperti Bank Indonesia (BI), Otoritas Jasa Keuangan (OJK), hingga berbagai Bank Syariah. Program magang yang terstruktur memastikan mahasiswa tidak "kaget" saat terjun ke dunia kerja.
Mengintip Peluang Karier
Banyak yang bertanya, "Nanti kalau lulus mau jadi apa?" Jawabannya: Sangat Luas.
| Sektor | Peran Potensial |
| Perbankan | Sharia Officer, Analis Pembiayaan, Manajemen Risiko |
| Sektor Publik | Peneliti di BI/OJK, Pegawai Kementerian Keuangan |
| Sosial-Keagamaan | Pengelola Amil Zakat & Wakaf Profesional (Nazhir) |
| Entrepreneurship | Pengusaha Muda Berbasis Syariah (Technopreneur) |
4. Lingkungan Akademik yang Kritis dan Agamis
UIN Jakarta dikenal dengan tradisi intelektualnya yang kuat. Di koridor FEB, Anda akan menemui diskusi-diskusi hangat yang membedah isu terkini—mulai dari fintech syariah hingga ekonomi hijau—dengan landasan etika Islam yang kokoh. Ini adalah tempat di mana karakter Anda ditempa menjadi pribadi yang jujur (Siddiq), dapat dipercaya (Amanah), komunikatif (Tabligh), dan cerdas (Fathonah).
Kesimpulan
Memilih Ekonomi Syariah FEB UIN Jakarta bukan hanya tentang memilih jurusan, tetapi memilih jalan hidup untuk menjadi bagian dari solusi atas ketimpangan ekonomi global. Jika Anda ingin menjadi ekonom yang memiliki "otak Jerman" namun tetap ber- "hati Mekkah", Ciputat adalah tempatnya.

