Berikut adalah draf daftar pertanyaan Ujian Komprehensif
untuk mahasiswa Program Studi Ekonomi Syariah dengan Konsentrasi
Zakat, Infak, Sedekah, dan Wakaf (ZISWAF).
Daftar ini dibagi berdasarkan porsi kompetensi masing-masing
penguji (Penguji Konsentrasi dan Penguji Umum) untuk menguji
kedalaman teori, regulasi, aspek syariah, hingga implementasi praktis di
Indonesia.
🧔 [Dosen Penguji I:
Penguji Konsentrasi ZISWAF]
Fokus: Kedalaman teori spesifik, fikih kontemporer,
regulasi, tata kelola, dan problematika riil dunia ZISWAF.
A. Kluster Fikih ZISWAF Kontemporer
- Melafalkan
1-2 ayat tentang perintah berzakat
- Jenis
zakat; maal dan fitrah. Nishab dan Haul
- Menjelaskan
perbedaan zakat, infaq, shodaqoh
- Zakat
Profesi: Bagaimana hukum dan skema penentuan nisab serta kadar zakat
pada pendapatan/profesi modern (misalnya content creator, software
engineer, atau crypto trader)? Mengapa terjadi perbedaan
pendapat ulama terkait hal ini?
- Reaktualisasi
Objek Zakat: Jelaskan konsep Zakat Al-Mustaghallat (zakat atas
aset produktif yang disewakan seperti hotel, apartemen, atau taksi online).
Bagaimana cara menghitungnya?
- Fikih
Wakaf Kontemporer: Jelaskan keabsahan dan mekanisme Wakaf Uang
(Cash Wakaf) dan Wakaf Melalui Uang berdasarkan Fatwa MUI. Apa
perbedaan mendasar di antara keduanya?
- Transformasi
Mauquf Alaih: Bolehkah harta wakaf (misalnya tanah/bangunan)
dialihfungsikan (ruilslag) jika fasilitas tersebut sudah tidak
produktif atau tidak sesuai dengan hajat masyarakat lokal lagi? Bagaimana
ketentuannya dalam fikih dan hukum positif?
B. Kluster Regulasi & Tata Kelola (Governance)
- Regulasi
Zakat: Jelaskan arsitektur hukum perzakatan di Indonesia berdasarkan UU
No. 23 Tahun 2011. Apa peran strategis BAZNAS dan bagaimana kedudukan
LAZ (Lembaga Amil Zakat) swasta di bawah undang-undang tersebut?
- Regulasi
Wakaf: Sebutkan tata cara pendaftaran wakaf uang menurut UU No. 41
Tahun 2004 tentang Wakaf. Apa peran LKS-PWU (Lembaga Keuangan Syariah
Penerima Wakaf Uang)?
- Akuntansi
ZISWAF: Bagaimana implementasi PSAK 109 (Akuntansi Zakat dan
Infak/Sedekah) dan PSAK 112 (Akuntansi Wakaf) dalam menjaga
transparansi lembaga? Apa perbedaan mendasar dalam pengakuan aset zakat
dan aset wakaf dalam laporan keuangan?
- Indikator
Kinerja: Bagaimana Anda mengukur efektivitas pendayagunaan zakat
menggunakan instrumen seperti CIBEST, SROI, Indeks Kesejahteraan BAZNAS
(IKB) atau Zakat Core Principles?
C. Kluster Manajemen, Strategi & Isu Kontemporer
- Digitalisasi
ZISWAF: Analisis bagaimana efektivitas pemanfaatan teknologi (seperti blockchain,
crowdfunding platform, dan QRIS) dalam mengatasi hambatan collection
(penghimpunan) ZISWAF di Indonesia.
- Productive
Wakaf (Wakaf Produktif): Mengapa optimalisasi aset wakaf di Indonesia
dinilai masih sangat rendah? Berikan analisis strategi manajemen risiko
dalam pengelolaan proyek berbasis wakaf produktif (misal: RS berbasis
wakaf atau swalayan ritel wakaf).
- Zakat
vs Pajak: Bagaimana implementasi regulasi "Zakat sebagai
pengurang penghasilan kena pajak" di Indonesia saat ini? Mengapa
kebijakan ini dinilai belum optimal mendorong kepatuhan muzaki?
👩🏫 [Dosen
Penguji II: Penguji Umum Ekonomi Syariah]
Fokus: Fondasi makro-mikro ekonomi Islam, integrasi nilai
keislaman, sejarah pemikiran, dan metodologi.
A. Kluster Epistemologi & Karakteristik Ekonomi Islam
- Rancang
Bangun Ekonomi Islam: Apa perbedaan filosofis mendasar antara konsep
Kelangkaan (Scarcity) dalam ekonomi konvensional dengan konsep
Distorsi Distribusi dalam Ekonomi Islam?
- Jenis
Aqad dalam Ekonomi Islam; Tabarru & Tijaroh
- Maqashid
Syariah: Bagaimana penerapan prinsip Maqashid Syariah (terutama
Hifdz al-Mal dan Hifdz an-Nafs) dalam merumuskan kebijakan
ekonomi publik dan instrumen jaminan sosial Islam?
- Larangan
Riba, Gharar, & Masyir: Mengapa sektor keuangan komersial syariah
sangat ketat melarang ketiga unsur ini? Berikan contoh konkret bentuk gharar
(ketidakpastian) dalam transaksi ekonomi digital saat ini.
B. Kluster Teori Ekonomi Mikro & Makro Syariah
- Teori
Perilaku Konsumen: Jelaskan konsep Utilitas (Utility) dalam
Islam yang mengintegrasikan unsur Maslahah dan Berkah. Bagaimana
kurva kepuasan konsumen berubah jika instrumen infak dimasukkan ke dalam
fungsi utilitasnya?
- Hukum
Permintaan & Penawaran; Kurva
- Inflasi,
Pengangguran, & Kemiskinan
- Rumus
menghitung pendapatan nasional
- Persamaan
dasar akuntansi; transaksi dan jurnal
- Teori
Distribusi Pendapatan: Dalam makro ekonomi Islam, distribusi
pendapatan terbagi menjadi instrumen komersial (pasar) dan sosial
(ZISWAF). Bagaimana instrumen ZISWAF mampu mengoreksi kegagalan pasar (market
failure) dan menekan angka koefisien Gini (Gini Ratio)?
- Kebijakan
Fiskal & Moneter dalam perekonomian; perspektif Islam: Bagaimana
instrumen fiskal pada masa kekhalifahan klasik (seperti Kharaj, Jizyah,
dan Zakat) diaplikasikan dalam konteks anggaran negara (APBN)
modern saat ini? Apakah instrumen tersebut masih relevan?
C. Kluster Integrasi Keilmuan & Ayat/Hadis Ekonomi
- Dalil
Ayat ZISWAF: Silakan bacakan dan jelaskan tafsir singkat dari QS.
At-Taubah ayat 60 mengenai delapan golongan penerima zakat (Asnaf).
Bagaimana rekonstruksi makna asnaf Fi Sabilillah dan Gharimin
dalam konteks kemiskinan struktural modern?
- Dalil
Wakaf: Wakaf secara eksplisit tidak disebutkan dalam Al-Qur'an,
melainkan melalui hadis Nabi. Sebutkan hadis yang menjadi dasar
pensyariatan wakaf (Hadis Umar bin Khattab terkait tanah di Khaibar) dan
jelaskan prinsip Tahbisul Ashli wa Tasbilul Tsamrah (menahan
pokoknya dan menyedekahkan hasilnya).
💡 Tips Tambahan untuk
Menghadapi Penguji:
- Gunakan
Pendekatan Integratif: Hubungkan pertanyaan penguji umum dengan
konsentrasi Anda. Misal, saat ditanya mengenai makroekonomi (distribusi
pendapatan), langsung kaitkan peranan krusial ekonomi sirkular berbasis
ZISWAF.
- Kuasai
Data Empiris: Penguji sangat menyukai mahasiswa yang tidak hanya tahu
teori, tapi tahu data riil (misalnya: Potensi zakat Indonesia vs realisasi
BAZNAS, jumlah tanah wakaf yang bersertifikat, atau posisi instrumen Cash
Waqf Linked Sukuk / CWLS saat ini).

No comments:
Post a Comment